Kamis, 11 Juni 2015

Keluhan Azaela !






    Ini adalah sekelumit cerita tentang seorang gadis remaja yang sudah kukenal jauh sebelum mereka tahu dirinya, dulu.

Aku ingat tentang mereka, orang-orang yang selalu membuatnya bersemangat menghadapi kejamnya kehidupan bagi seorang gadis yang bakat pun tak ada, menurutku itu hanya perasaannya saja.

 Pernah suatu waktu dia bertanya kepadaku, "kenapa hidup ini tak adil bagiku ?" . Aku yang sedang meminum es cappuchino dingin pun tersedak seketika. Ada apa dengan anak ini, kenapa berbicara seperti itu?. Biasanya dia tak pernah seserius ini sebelumnya.

Aku yang berusaha membersihkan sisa air cipratan mulutku yang begitu saja keluar karena terkejut menggunakan tissue basah, meringis dengan pertanyaan itu. Apa yang harus ku jawab, aku tak ingin mengecewakannya sebagai seorang Sahabat.

Sejujurnya, aku juga bingung harus menjawab apa? Tapi,aku percaya bahwa Alloh itu Maha Adil lagi Maha Bijaksana karena kita tidak pernah tahu rencana-Nya seperti apa di masa depan nanti.

Mungkin sekarang kita merasa kesulitan dengan apa yang terjadi hari ini didalam hidup kita, jika dibandingkan dengan kemudahan orang lain yang didapat hari ini juga.

Tentulah itu tak adil, karena persepsi awalnya juga salah. Kenapa membandingkan kesulitan kita hari ini dengan kemudahan orang lain di waktu yang sama ketika kita mendaptkan kesulitan itu ?

Bukankah seharusnya, kita membandingkan dengan kesulitan mereka juga sebelum mereka mendapatkan kemudahan itu.

Pastilah kalian akan menemukan jawabannya, jika kalian membandingkan kesulitan kalian hari ini dengan kesulitan mereka dahulu sebelum mendapatkan kemudahan kan . Adilkan, jika seperti ini?

Ah, ya! Aku ingat sekarang perkataan dari guru ngaji ku, aku harap ini bisa sedikit membuka jalan pikirannya yang terkesan sempit.

Sambil membuang bekas tissue kotor ketempat sampah yang tak jauh dariku. Aku menghela nafas sebagai pembuka atas pertanyaan yang membuatku bingung memilih kata yang tepat untuk dimengerti akalnya.

"Apa kamu pernah mendengar tentang surat dalam Al-Quran yang menerangkan bahwa Alloh menciptakan makhluknya itu berpasang-pasangan? Dari mulai, siang dan malam, laki dan perempuan begitupun dengan harta ada yang miskin dan ada pula yang kaya kan? ". Dia mengangguk sebagai tanda mengerti akan ucapanku ataupun sebaliknya, dimana dia sedang melamun tentang masalah hidupnya yang merasa tak pernah ada habisnya.

 Dari hal sepele seperti membeli peralatan mandi yang sudah habis di pertengahan bulan sampai bagaimana caranya mendaptkan uang banyak agar dia bisa cepat terdaftar disebuah universitas negeri yang dia idamkan selama 2 tahun belakang ini setelah dia lulus Sekolah Menengah Atas.

"Nah, disitulah letak keadilan Alloh, Aza. jika kamu mau berfikir" , aku tersenyum kearahnya seraya mengusap lembut punggung tangannya yang berwarna putih.

Dia terdiam sebentar , mungkin mencoba mencerna apa yang kukatakan dan tersenyum kemudian. :)

Aku harap, dia bisa membaca makna yang tersirat disana. Sabar dan Tawakal kepada Alloh kuncinya, walaupun menjalankannya tak semudah apa yang kita ucapkan dan kita tulis.

 Tapi, ingatlah Alloh akan menguatkan setiap niat baik hambanya. Amin 😃